
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau turut ambil bagian dalam momentum bersejarah pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Tari Zapin Massal yang melibatkan 6.000 penari se-Provinsi Riau.
Kegiatan spektakuler tersebut menjadi ajang pelestarian budaya Melayu yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintah, serta institusi pendidikan. Dosen-dosen PGMI FTK UIN Suska Riau bersama sivitas akademika lainnya hadir secara langsung sebagai bagian dari ribuan penari Zapin yang memeriahkan acara.
Keikutsertaan dosen PGMI ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung pelestarian budaya lokal, khususnya budaya Melayu yang menjadi identitas Provinsi Riau. Dengan mengenakan busana adat Kebaya Laboh Kekek, para dosen tampil anggun dan penuh semangat mengikuti setiap gerakan Tari Zapin yang diiringi alunan musik gambus, menciptakan harmoni budaya bersama ribuan peserta lainnya.
Secara institusional, UIN Sultan Syarif Kasim Riau memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini yang diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Harris Simaremare, S.T., M.T., yang hadir mewakili Rektor. Kehadiran pimpinan universitas tersebut semakin memperkuat sinergi antara dunia akademik dan upaya pelestarian budaya daerah.
Partisipasi dosen PGMI dalam pemecahan rekor MURI ini tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, tetapi juga mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam menjaga dan merawat kearifan lokal. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi PGMI FTK UIN Suska Riau dalam mendukung program-program kebudayaan serta mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam memajukan budaya Melayu di masa mendatang.

PGMI UIN Suska Riau Mencerdaskan Kehidupan Umat/bangsa